Dinaspendidikan.bojonegorokab.go.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 dengan mengajak seluruh satuan pendidikan menciptakan lingkungan belajar yang baru, aman, dan nyaman bagi peserta didik. MPLS ditegaskan sebagai ruang untuk mengenalkan budaya sekolah, menumbuhkan karakter, serta membangun semangat belajar, bukan ajang perpeloncoan ataupun pengujian fisik dan mental.
Dalam amanat pembukaan MPLS, peserta didik baru diajak memanfaatkan kesempatan belajar dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi nilai disiplin, integritas, gotong royong, toleransi, serta berani menolak segala bentuk perundungan, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan perilaku negatif lainnya.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga menguatkan kolaborasi antara sekolah dan keluarga melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) sebagai bentuk dukungan orang tua dalam mengawali perjalanan pendidikan anak. Kehadiran ayah, ibu, maupun wali diharapkan mampu memberikan rasa aman, semangat, dan motivasi bagi peserta didik.
Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) yang hingga akhir Juni 2026 masih mencapai sekitar 5.199 anak. Kepala sekolah, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan berperan aktif memastikan tidak ada anak yang putus sekolah serta mendorong setiap anak menyelesaikan pendidikan minimal hingga jenjang SMA/SMK sebagai bagian dari pelaksanaan wajib belajar 13 tahun.
Melalui MPLS Ramah 2026, Kabupaten Bojonegoro berkomitmen menghadirkan sekolah yang inklusif, ramah anak, dan berkualitas sebagai fondasi lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, sehat, dan berprestasi menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan. (f/t)
|
|
|
|
|
Sangat Puas
56 % |
Puas
6 % |
Cukup Puas
4 % |
Tidak Puas
35 % |